Cara mengobati eksim di kaki

Cara mengobati eksim di kakiMemiliki kulit sehat dan mulus memang suatu keharusan yang harus kita jaga dan rawat se efisien mungkin.Namun untuk memiliki kulit yang sehat dan mulus tak semudah yang di bayangkan dengan mudah.Berbagai cara perawatan kulit agar terlihat sehat dan bersih tak jarang orang merogoh kocek yang relatif besar.Tak bisa di pungkiri semua itu harus kita lakukan agar kulit kita menjadi sehat agar terhindar dari berbagai penyakit yang menyerang kulit kita.

Pola makan yang sehat serta di barengi dengan gaya hidup sehat ini memang salah satu faktor terpenting dalam proses perawatan kulit kita.Selain itu juga faktor alam seperti sering pergantian musim ini juga dapat memicu penyakit yang menyerang kulit.Bayak aneka ragam penyakit kulit yang menyerang kita seperti gatal,alergi,herpes,dan eksim.Dalam artikel sederhana ini saya akan menjelaskan satu penyakit yang sudah umum bagi kalangan masyarakat indonesia yaitu penyakit eksim.

Penjelasan penyakit eksim

Eksim adalah suatu kondisi dimana kulit kita gatal kemerahan disertai dengan pecah pecah pada bagian tubuh seseorang.Penyakit eksim ini biasanya menimbulkan rasa yang sangat gatal apabila sedang kambuh.Kulit kering dan sensitif ini sangat rentan sekali tak jarang di sertai rasa perih saat kita mengaruknya.Faktor sederhana inilah yang dapat memperparah penyakit kita yang dapat memicu peradangan di kulit kita.

Bagian kulit yang mudah terpengaruh adalah:

  • Punggung tangan
  • Permukaan atas kaki
  • Lipatan pada tangan dan kaki, juga lipatan lainnya seperti siku dalam
  • Pergelangan tangan
  •  Pergelangan kaki

Apa sebenarnya yang Menyebabkan Eksim?

1. Paparan Debu

Karena debu ada di mana-mana, akan lebih rentan terkena eksim.Seseorang dengan riwayat alergi debu bakal lebih gampang juga mengalami kekambuhan bila sekalinya terkena debu berlebihan. Jenis eksim kering adalah yang dapat disebabkan oleh debu, jadi gejalanya pun hanya kulit gatal dan bersisik. Namun, jangan abaikan dan tetap atasi dengan obat gatal-gatal.lebih mudah bagi seseorang yang tingkat sensitivitas kulitnya tinggi untuk mengidap eksim. Baik itu di dalam maupun luar ruangan, debu selalu ada dan dan dapat mengenai tubuh kita dengan mudah. Beberapa orang yang mempunyai alergi debu akan dengan mudah mengalami

2. Penggunaan Kosmetik

Kosmetik atau alat kecantikan juga dapat menjadi pemicu utama terjadinya eksim, khususnya ketika kosmetik tersebut tidaklah cocok dengan jenis kulit kita. Contoh produk kosmetik yang biasanya dapat memicu eksim bila tak cocok adalah hand body serta krim wajah. Saat tidak sesuai dengan jenis kulit, iritasi pun terjadi pada kulit.Dari iritasi tersebutlah kemudian muncul penyakit eksim jenis kering di mana gejalanya adalah bintik-bintik kemerahan pada kulit serta rasa gatal. Mungkin Anda bisa coba mengatasinya dengan obat alergi gatal untuk meredarakan pembengkakan dan peradangannya. Jadi para perempuan hendaknya berhati-hati dalam memilih alat serta produk kosmetik, dan pilihlah yang memang benar-benar asli dengan bahan yang aman juga.

3. Kulit Lembab

Kulit yang lembab memang terbilang bagus dan sehat, tapi ada juga sisi buruknya ketika kulit dalam keadaan lembab. Kulit yang tingkat kelembabannya tinggi pun dapat menjadi tempat favorit jamur untuk berkembang biak dan menyebabkan iritasi kulit. Bila gatal dan kemerahan muncul dikarenakan kulit lembab, cari tahulah apa saja salep untuk eksim yang baik untuk mengatasinya.Kulit lembab yang akhirnya berjamur ini biasanya dikarenakan kurang menjaga kebersihan diri. Tidak mandi setelah olahraga dan membiarkan tubuh penuh keringat, tidak mengganti pakaian, serta mengenakan pakaian ketat adalah penyebab kulit lembab. Maka dari itu, menjaga kebersihan tubuh adalah hal nomor satu yang patut untuk diperhatikan.

4. Kain dari Bahan Wol

Percaya atau tidak, kain yang pembuatannya dari bahan wol tak hanya dapat membuat kulit iritasi karena reaksi alergi, tapi eksim pun juga mampu ditimbulkan olehnya. Kebanyakan kasus eksim yang disebabkan oleh kain jenis ini adalah eksim kering. Eksim kering biasanya hanya akan menimbulkan gejala gatal-gatal dan kemerahan saja pada kulit, tapi rasa gatal tersebut cukup berjangka panjang.

5. Paparan Sabun Cuci Berbahan Keras

Baik itu sabun cuci baju atau sabun cuci piring, rata-rata bahan kimia yang terdapat di dalamnya cukup keras sehingga mampu membuat kulit mudah teriritasi. Zat kimia yang ada pada kebanyakan produk sabun cuci biasanya dapat menyebabkan eksim kering maupun basah. Gejala yang dapat dipicu tak hanya sebatas kemerahan dan gatal-gatal saja, ada juga kasus di mana kaki dan tangan mengalami lepuh dan dapat pecah serta keluar airnya.

Jenis eksim yang dikarenakan bahan berbahan keras juga kadang disebut dengan dermatitis kontak iritan. Ini karena saat kulit terpapar akan senyawa tersebut, kulit bakal mengalami kerusakan secara kimiawi, seperti terkena detergen dan sabun keras lainnya secara jangka panjang. Senyawa iritan itulah yang bakal membuat kelembaban luar kulit serta produksi minyak alaminya hilang. Akhirnya, lapisan pelindung kuli juga ikut rusak sehingga kemudian muncul peradangan atau iritasi.

6. Bahan Perhiasan Imitasi

Ada banyak jenis perhiasan yang dapat kita temukan dan tidak semuanya adalah asli. Bahkan ada yang benar-benar imitasi sehingga bagi yang memiliki sensitivitas kulit tinggi serta riwayat reaksi alergi bakal lebih gampang terkena eksim. Penyakit eksim dapat terjadi apabila bahan perhiasan yang dikenakan bukan yang asli.Penyakit eksim kering adalah yang biasanya dapat muncul ketika tak cocok dengan perhiasan imitasi. Pada permukaan kulit biasanya akan timbul rasa gatal yang mengikuti gejala kemerahan atau bintik-bintik di kulit. Eksim dikarenakan bahan perhiasan imitasi dapat menjadi lebih serius apabila tidak segera diatasi, jadi hindari penyebarannya secepat mungkin.

7. Stres

Salah satu pemicu eksim dan makin parahnya kondisi ini adalah stres. Ada sebagian kasus yang telah ditemukan tentang hubungannya antara eksim dengan stres walau belum terlalu jelas dan detil. Gejala eksim diketahui mampu menjadi lebih serius ketika penderitanya mengalami stres, jadi sebaiknya coba untuk mengelola stres dengan baik supaya penyakit lain-lainnya pun tak muncul.

8. Ketidakseimbangan Hormon

Ada banyak gangguan kesehatan yang terjadi dikarenakan tidak seimbangnya produksi hormon di dalam tubuh. Salah satu penyakit yang mampu ditimbulkan adalah eksim dan ini biasanya terjadi pada para wanita. Ketika hormon tidak seimbang dan tidak pada keadaan stabil, yaitu gampang naik dan turun, maka akan lebih mudah terkena eksema.

9. Infeksi Virus/Bakteri

Faktor penyebab dari munculnya eksim pada kulit bisa juga adalah infeksi dari virus maupun bakteri, seperti mislanya Staphylococcus aureus di mana ini merupakan jenis paling umum yang banyak menyebabkan eksim. Infeksi yang memicu eksim pun juga dapat berasal dari virus herpes, virus moluskum, serta sejumlah tipe jamur atau fungi. Maka dari itu, kita perlu tahu tentang gejala infeksi dari virus maupun bakteri tersebut secara mendalam. Hal ini bertujuan supaya bila terjadi eksim, kita mampu mencegahnya agar tak menjadi lebih parah. Penanganan secara dini bisa dilakukan ketika gejala infeksi diketahui dan terdeteksi sejak awal.

10. Makanan Tertentu

Makanan penyebab alergi kulit semacam telur, kacang-kacangan, susu, dan makanan laut adalah yang biasanya mampu membuat eksim timbul. Alergi terhadap makanan pada umumnya pun sangat bisa menimbulkan eksim kering dan eksim basah. Eksim kering adalah pada tahap yang masih ringan karena hanya timbul bercak merah dan gatal, sedangkan eksim basah sudah sampai luka dan mengeluarkan air. Risiko terkena eksim basah lebih besar bagi Anda yang tidak segera menghentikan konsumsi makanan penyebab alergi tersebut

11. Kulit Kering

Kulit yang terlalu kering dapat menjadi masalah dan mampu menjadi salah satu faktor yang memicu eksim. Jenis eksim kering adalah yang paling umum terjadi karena kulit kering. Kekeringan pada kulit akan membuatnya mudah rapuh, terasa lebih kasar, bersisik, dan tak ketinggalan disertai pula rasa gatal plus kemerahan.

12. Suhu Ekstrem

Kulit dengan sensitivitas tinggi bisa terpengaruh oleh suhu lingkungan tertentu yang begitu ekstrem. Misalnya saja ketika Anda tengah berada di sebuah negara yang tengah mengalami musim dingin, maka eksim pun dapat muncul atau kambuh. Cuaca dingin akan memperparah kondisi eksim apabila ditambah juga dengan udara kering serta kelembaban yang kadarnya sangat rendah.

Eksim pada umumnya dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

1. Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik merupakan salah satu jenis eksim yang dipengaruhi oleh faktor genetik atau turunan sehingga biasanya penderita akan mengalaminya ketika anak-anak bahkan ketika masih bayi. Penderita akan membentuk antibodi imunoglobulin E pada tubuh sehingga penderita akan sangat sensitif pada suhu, kelembaban, kebersihan dan faktor iritan.Ciri utama dari dermatitis seboroik adalah kulit akan terasa sangat gatal sehingga jika terjadi pada bayi maka bayi akan sangat rewel, gelisah dan terganggu tidurnya dan jika digaruk terus menerus dapat menyebabkan infeksi jamur maupun bakteri pada kulit.

Jika anda memiliki bayi dan menemukan gejala seperti sering muncul bercak-bercak merah pada wajah bahkan daerah popok disertai gatal, demam, bahkan asma baiknya anda segera memeriksakan ke dokter.Selain itu anda wajib menjaga kebersihan lingkungan bayi anda karena bayi yang mengalami dermatitis memiliki kulit yang sangat sensitif, gunakan peralatan makan dan mandi yang benar-benar bersih dan sabun antiseptik sebagai antisipasi untuk mencegah penyakit ini. Biasanya bayi akan sembuh ketikan menginjak usia 18 bulan ke atas.

2. Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik merupakan salah satu jenis eksim yang menyerah daerah tubuh pada bagian kulit kepala dan area tubuh yang berminyak seperti alis, lipat hidung, belakang telinga, dada dan berbagai lipatan kulit.Pada kulit kepala, penyakit ini menyebabkan kulit berwarna merah, berketombe, dan bersisik, sedangkan gejala bila menyerang daerah lainnya adalah munculnya warna kemerahan berupa bercak yang disertai rasa gatal atau dapat pula berupa kulit bersisik berwarna putih dan terlihat kering atau kekuning-kuningan dan berminyak.

Penyebab dermatitis seboroik belum dapat dipastikan sama seperti dermatitis yang lainnya namun dermatitis jenis ini kemungkinan dapat di \sebabkan oleh jamur malassezia yang terdapat pada pelepasan minyak di permukaan kulit. Juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat tertentu, gangguan saraf atau parkinson dan kejiwaan atau depresi, kebiasaan menggaruk kulit dan bisa juga karena cuaca yang terlalu dingin atau terlalu kering.

Pada dasarnya dermatitis seboroik ini tidaklah menular dan juga tidak membahayakan kesehatan tetapi jika anda mulai tidak nyaman atau kurang percaya diri jika mengalaminya maka sebaiknya segera hubungi dokter kulit anda.Selain itu gunakanlah krim, hand body, shampo dan sabun khusus untuk melawan bakteri dan jamur yang memang cocok untuk pemulihan penyakit ini dan biasanya dijual bebas di pasaran.

3. Dermatitis Intertrigo

Dermatitis intertrigo merupakan salah satu jenis eksim yang hanya menyerang lipatan kulit seperti lipatan paha, leher, ketiak, payudara dan bokong atau pantat, karena terjadi iritasi kulit oleh gesekan atar kulit atau dengan pakaian dan diperparah oleh kelembaban dan panas. Apabila telah terjadi peradangan maka akan semakin mudah terinfeksi oleh jamur Candica albicans yang biasanya terdapat pada dubur.

Dermatitis intertrigo biasa menyerang penderita yang mengalami obesitas atau diabetes, gejalanya adalah terjadi peradangan atau kemerahan pada kulit, biasanya menimbulkan cairan, rasa terbakar, dan gatal-gatal yang biasanya menyerang lipatan paha atau selangkangan.Anda dapat mencoba pengobatan awal yakni cucilah dengan bersih daerah lipatan kulit anda yang mengalami dermatitis intertrigo kemudian oleskan krim khusus yang mengandung zinc-oxide yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri pada area tersebut. Pengobatan selanjutnya adalah segeralah menghubungi dokter kulit anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan klinis.

4. Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis merupakan salah satu jenis eksim yang dikenal juga dengan eksim basah, berasal dari bahasa Latin yaitu kata “nummus” yang berarti “coin” biasanya menyerang bagian punggung dan dada dan berbentuk seperti mata uang koin atau agak lonjong dan berbatas tegas.

Ciri dari penyakit kulit ini adalah terjadinya bercak bersisik dan berbintil-bintil berair dan terasa sangat gatal. Pada umumnya penderita akan merasakan gatal yang sangat hebat terutama pada malam hari yang disertai dengan rasa panas.

Dermatitis numularis lebih sering menyerang orang dewasa dan kebanyakan penderitanya adalah pria dibanding wanita dan sangat jarang ditemukan pada anak-anak.Penyebab pastinya belum diketahui namun para ahli mencurigai terjadinya infeksi oleh koloni bakteri Staphylococcus dan Micrococcus pada kulit penderita, dan juga dapat dipengaruhi oleh alergi terhadap nikel, krom, kobal, iritasi dengan wol dan sabun, bahkan stress dan alkohol pun perlu di waspadai sebagai penyebab dari penyakit kulit ini.Pada tingkat wajar dermatitis numularis bisa diobati dengan salep luar yang mengandung steroid dan anti fungi, namun pada tingkat parah eksim ini bisa jadi radang lalu menjadi kanker. Oleh karena itu sebaiknya segeralah hubungi dokter kulit anda jika anda mencurigai mengalami penyakit kulit ini.

Tanda-tanda munculnya eksim bisa Anda kenali dengan munculnya kulit kering, memerah, gatal, sedikit nyeri bahkan melepuh dan menimbulkan gelembung kecil (veksikel) yang mengeluarkan cairan. Selain deterjen, sabun, busa sabun, pasir, dan faktor makanan, Bupa menuliskan dalam sebuah artikel bahwa eksim juga dapat disebabkan oleh cuaca dingin yang ekstrim, cairan parfum, hingga gangguan emosi.

Berikut tips untuk mengurangi eksim pada kulit Anda:

1. Jangan digaruk

Cobalah untuk tidak menggaruk bagian kulit yang gatal. Karena hal itu bisa merusak kulit, kadang-kadang malah menyebabkan infeksi dan pendarahan. Rutin gunting kuku dan pakailah sarung tangan berbahan katun saat Anda tidur. Hal ini bisa mengurangi resiko garukan pada saat Anda tertidur.

2. Hindari mandi air panas

Mandi air panas dapat mengeringkan kulit Anda dan mempermudah tumbuhnya eksim. Mandilah dengan suhu air suam-suam kuku dan jangan terlalu lama menggosok bagian kulit yang terkena eksim.

3. Jagalah kelembaban kulit

Usahakan untuk rutin dan teratur mengoleskan pelembab badan (body lotion). Tapi Ingat! Tanyakan pelembab kulit yang sesuai untuk kulit Anda pada Apoteker. Karena, beberapa diantaranya banyak mengandung parfum yang justru dapat mengiritasi kulit Anda.

Cara mengobati eksim dengan lidah buaya

Selain dengan tips diatas, anda pun bisa gunakan lidah buaya untuk atasi eksim. Caranya sebagai berikut :

  • Ambil 1 lembar daun lidah buaya yang masih segar dan baru
  • Lalu ambil dagingnya atau jell yang ada dibagian dalam daun
  • Oleskan pada kulit yang terserang dan biarkan agar meresap
  • Selang 1 jam, bersihkan menggunakan air bersih
  • Lakukan secara rutin hingga eksim kering di kulit anda sembuh

Selain menggunakan lidah buaya, anda juga bisa gunakan cara lain yaitu dengan ramuan tradisional berikut ini.

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH JANGAN PUTUS ASA DULU KARENA KAMI PUNYA SOLUSINYA BUAT ANDA

KINI HADIR DI HADAPAN ANDA SATU PRODUK OBAT HERBAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN PENYAKIT YANG SEDANG ANDA DERITA

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG SEDANG ANDA DERITA AKAN DISEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATI NYA

LAYANAN FREE KONSULTASI

TLP : 082224111414

WHATSAP : 085725227177

Penyebab penyakit eksim dan cara mengobatinya

Penyebab penyakit eksim dan cara mengobatinyaEksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat gatal eksim rekomendasi herbal de nature

Obat gatal eksim rekomendasi herbal de natureEksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat eksim kering di kaki yang menahun

Obat eksim kering di kaki yang menahunEksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat herbal eksim gatal ampuh kirim ke Batununggal

Obat herbal eksim gatal ampuh kirim ke Batununggal ~ Eksim atau Dermatitis adalah istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang mana kulit tampak meradang dan iritasi. Peradangan ini bisa terjadi dimana saja namun yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki. Jenis eksim yang paling sering dijumpai adalah eksim atopik atau dermatitis atopik. Gejala eksim akan mulai muncul pada masa anak anak umur diatas 2 tahun. Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang dengan bertambahnya usia, namun tidak sedikit pula yang akan menderita seumur hidupnya. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan. Akan tetapi bila eksim tidak diobati akan mengakibatkan terjadinya borok dan bisa menjalar ke setiap kulit yang belum terinfeksi. Gejala sederhananya ditandai dengan timbulnya warna kemerahan pada kulit.

Eksim juga dapat muncul akibat alergi. Gangguan ini disebut eksim bila sudah menimbulkan bekas yang menghitam, tebal, gatal, dan seringkali kambuh. Eksim biasanya juga menyerang daerah tubuh tertentu, sedang alergi dapat menyerang seluruh tubuh atau berganti – ganti. Dengan mengamati secara cermat mengenai makanan, pakaian, tempat, obat, kosmetik, atau benda yang disentuh, Anda akan dapat mengenali pencetus alergi yang Anda alami. Dengan menghindari benda-benda atau pencetus alergi ini, Anda dapat menghindari serangan gatal-gatal tersebut.

Gejala Eksim
Gejala yang utama adalah rasa gatal. Terkadang rasa gatal sudah muncul sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah, lutut, tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain.

Daerah yang terkena akan terasa sangat kering, menebal atau keropeng. Pada orang kulit putih, daerah ini pada mulanya akan berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Sementara itu pada orang dengan kulit lebih gelap, eksim akan mempengaruhi pigmen kulit sehingga daerah eksim akan tampak lebih terang atau lebih gelap.

Gejala atau tanda-tanda penyakit eksim adalah:

  • Rasa panas dan dingin yang berlebihan pada bagian kulit yang terkena eksim.
  • Rasa gatal terutama terasa pada malam hari.
  • Akan tampak lepuhan-lepuhan kecil dan kulit bersisik yang keras pada permukaan kulit yang akan disertai dengan pembengkakan.
  • Eksim akan sangat cepat sekali penularannya pada kulit yang lain.
  • Eksim dapat dibedakan menjadi 2 yaitu eksim kering dan eksim basah. Eksim kering akan tampak pada kulitnya kering, bersisik, kemerah-merahan, kadang-kadang bengkak, dan terasa gatal. Sedangkan pada eksim basah kulitnya akan tampak merah, bengkak, melepuh, dan basah, timbul bintil-bintil yang mengandung air atau nanah yang menimbulkan rasa gatal.
  • Daerah-daerah yang sering terjangkit penyakit eksim adalah : pada sela-sela jari tangan atau kaki, dan daerah-daerah lipatan tubuh, seperti sela paha, belakang lutut, pergelangan tangan, dan daerah sekitar leher. Penyakit eksim sering terjadi secara berulang-ulang atau kambuh, oleh karena itu harus diperhatikan untuk menghindari hal-hal atau bahan-bahan yang dapat menimbulkan alegi (alergen).

Penyebab Eksim
Penyebab dari eksim sebenarnya belum diketahui dengan pasti, namun beberapa ahli mencurigai eksim berhubungan dengan aktifitas daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. Oleh karena itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma.

Tiap tiap orang mempunyai pencetus eksim yang berbeda beda. Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain. Gejala yang timbul pun bervariasi, ada yang gatalnya ringan tetapi rasa panas yang dominan, ada pula yang sebaliknya. Infeksi saluran nafas bagian atas atau flu juga bisa menjadi pencetus timbulnya eksim. Stress yang dialami penderita akan membuat gejala menjadi lebih buruk.

Meskipun penyembuhan eksim sangat sulit dilakukan, namun pada banyak kasus, pasien dapat mengurangi terjadinya kekambuhan dengan melakukan pengobatan yang tepat dan menghindari iritan/ alergen yang menyebabkan eksim. Perlu diingat, penyakit ini tidak menular dan tidak akan menyebar dari satu orang ke orang yang lain.

Gaya hidup ikut berperan penting lho dalam menyuburkan jamur Eksim pada kulit. Faktor luar yang menjadi pemicu utama berjangkitnya penyakit kulit seperti eksim ini adalah alam tropis Indonesia yang sangat panas dan lembab. Ini menyuburkan semua penyakit kulit, karena badan kita lebih sering mengeluarkan keringat. Kegemukan, stres, penyakit menahun seperti TBC atau Diabetes Mellitus, dan status sosial ekonomi yang rendah juga dapat menjadi pemicu datangnya penyakit eksim.

Pengobatan Eksim
Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah, seperti saat habis mandi sehingga lotion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit. Kompres dingin juga diduga dapat mengurangi rasa gatal yang terjadi.

Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid seperti hydrokortison diberikan untuk mengurangi proses inflamasi atau keradangan. Untuk kasus kasus yang berat, dokter akan memberikan tablet kortikosteroid dan apabila pada daerah eksim telah terinfeksi maka bisa diberikan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang terlalu berat, dan cyclosporin untuk penderita yang tidak berespon terhadap semua jenis pengobatan yang diberikan. Atau Anda bisa menggunakan ramuan-ramuan herbal di bawah ini:


Lemon dan Minyak Kelapa
Cara paling mudah untuk mengatasi gatal pada kulit adalah dengan jeruk lemon dan minyak kelapa (virgin coconut oil VCO). Caranya cukup sederhana, peras jeruk lemon, kemudian campurkan perasannya dengan minyak kelapa. Nah, cara mengobatinya adalah dengan mengoleskan campuran tersebut ke bagian kulit yang terasa gatal. Biarkan selama satu malam dan tunggu sampai gatal-gatal tersebut berkurang atau menghilang.
Kunyit
Obat kulit gatal tradisional berikutnya juga bisa Anda dapatkan dari dapur, yaitu kunyit. Bahan dapur yang satu ini sudah sejak lama dipercaya bisa mengatasi berbagai macam masalah pada kulit. Akan tetapi untuk pengobatan gatal-gatal, yang Anda butuhkan adalah kunyit yang sudah tua. Tumbuk kunyit tersebut dengan beberapa lembar daun sambiloto sampai halus. Jangan lupa mencuci kunyit dan daun sambilotonya terlebih dahulu sampai bersih untuk menghindari kemungkinan terjadinya iritas kulit lain. Kemudian baru Anda oleskan hasil tumbukannya pada bagian tubuh Anda yang gatal.
Lidah Buaya
Terkadang gatal yang muncul akibat alergi juga bisa sampai menimbulkan bentol-bentol yang berisi cairan, untuk gatal jenis ini Anda bisa mencoba menggunakan lidah buaya. Tanaman lidah buaya sudah lama terbukti mampu mengatasi banyak jenis penyakit kulit, baik untuk kulit gatal berair maupun kering. Potong daun lidah buaya, lalu oleskan cairan atau gelnya ke bagian kulit yang bermasalah. Anda dapat menyimpan sisa potongannya di freezer dan menggunakannya dikemudian hari, dapat disimpan selama satu minggu.
Tanah Liat
Mungkin ini agak aneh, ternyata tanah liat juga bisa dimanfaatkan menjadi obat kulit gatal tradisional. Tanah liat mampu mengatasi iritasi pada kulit dan juga rasa gatal, terutama rasa gatal yang diakibatkan oleh gigitan atau sengatan serangga. Tanah liat bekerja dengan cara menarik racun-racun yang ada pada kulit sehingga rasa sakit atau rasa gatal akan berkurang. Yang perlu Anda lakukan adalah mencampurkan tanah liat dengan air sehingga menjadi seperti selai kacang atau setengah lumpur lalu oleskan pada bagian yang gatal. Bisa juga menggunakan tanah liat dioleskan di kain kasa terlebih dahulu baru kemudian ditutupkan pada bagian yang gatal.

Kapsul BD (Bersih Darah) dan Kapsul Eximtas telah teruji secara klinis dan telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga aman untuk di konsumsi.


Kontak Kami:
087736500711 (Call/ Sms)
082134844244 (Call/ Sms/ WhatsApp)
Pin BB By. Request

Sumber:
http://obateksim.net
http://lwhjy.com/2017/11/17/obat-herbal-eksim-gatal-ampuh-kirim-ke-bandung-wetan/

Penyebab penyakit eksim dan cara mengatasinya

Penyebab penyakit eksim dan cara mengatasinyaEksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat gatal eksim yang luka basah rekomendasi herbal

Obat gatal eksim yang luka basah rekomendasi herbalEksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Pengobatan alternatif untuk eksim basah dan kering

Pengobatan alternatif untuk eksim basah dan keringEksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat minum dan oles untuk gatal eksim yang sering kambuh

Obat minum dan oles untuk gatal eksim yang sering kambuh  – Eksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat luka gatal eksim herbal yang sering kambuh

Obat luka gatal eksim herbal yang sering kambuh – Eksim merupakan sebuah kelainan (penyakit) kulit kronis yang mengakibatkan bagian tubuh yang terkenanya akan terasa gatal.Eksim terjadi karena peradangan pada lapisan kulit, baik itu di lapisan epidermis maupun dermis.

Penyebab penyakit eksim di kulit (salah satunya) karena alergi. Eksim sebuah kondisi kulit yang menyerupai aleregi, berupa kemerah-merahan dan bersisik.

Penyakit eksim (istilah kedokteran disebut radang di kulit), dipicu karena adanya zat asam yang berlebihan pada kelenjar getah bening.

Penyebab lainnya karena terjadinya proses detoksifikasi pada tubuh melalui ginjal dan lambung, yang melalui pori-pori kulit, sehingga bisa memicu eksim..

Tanda-tanda dari eksim seperti kulit yang kemerah-merahan, juga dapat berbentuk kulit yang kering, tetapi basah.

Ciri-ciri eksim juga dapat berbentuk tebal dan bersisik…Biasanya orang yang baru terkena eksim, warna kulitnya agak lebih merah, kemudian juga agak basah, yang juga disertai bengkak.

Adapun pada tahapan kronis atau sudah lama, maka kulit akan lebih tebal, bersisik, kering, dan warnanya agak kehitaman. Selain itu bisa timbul bentuk gelembung-gelembung pada kulit.

Juga ciri-cirinya eksim yaitu terjadinya inflamasi, yaitu reaksi tubuh terhadap benda asing, yang ditandai dengan rasa panas, bengkak, nyeri, dan gangguan. Dampaknya bisa membuat bagian organ tubuh tidak bisa difungsikan secara maksimal.

Adapun eksim pada bayi biasanya muncul di pipi, dahi dan kulit kepala. Kulit terasa gatal, tampak kemerahan, bersisik atau kadang terlihat agak basah, dan jika digaruk menyebabkan kerusakan pada barier kulit, bisa berdampak buruk berupa infeksi akibat kuman.

Eksim merupakan peradangan yang menahun, yang terjadi  pada lapisan atas kulit, yang menyebabkan rasa gatal yang sangat.

Eksim merupakan penyakit hipersensitif sehingga sering terjadi pada penderita rhinitis alergika, atau penderita asma alergi.

Beberapa ahli kesehatan mencurigai eksim berhubungan dengan kondisi daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Sehingga tubuh akan mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidaklah berbahaya pada kulit…

…oleh karena itu, eksim sering ditemukan pada penderita yang memiliki riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab Eksim

Adapun penyebab pasti penyakit eksim hingga saat ini masih belum diketahui. Sebagian para ahli berpendapat bahwa eksim ini diturunkan secara genetik.

Demikian juga kondisi lingkungan dengan berbagai bahan-bahan kimia seperti sabun, asap rokok, parfum, terlalu sering berada di ruangan ber-AC (dengan suhu di bawah 18 derajat Celsius), dan sering menggunakan pakaian dari wol, ini semua menjadi pemicu dari terjadinya eksim.

Faktor yang memicu terjadinya penyakit eksim kering yang ditularkan lewat media seperti:

Sabun ataupun detergen

Kain dari wol ataupun jenis kain yang kasar

Debu

Alat kecantikan (Kosmetik)

Perhiasan imitasi

Daerah lembab pada kulit

Kandungan yang tinggi zat kimia

Perlu diketahui, penyakit eksim ini mudah sekali menular, seperti memakai peralatan mandi secara bersamaan, pemakaian baju dan celana yang telah terinfeksi, bersentuhan kulit pnderita, yang intinya terkena dengan bagian kulit eksim sehingga menyebar.

Timbulnya eksim pada bayi biasanya disebabkan perubahan kebiasaan makan, kemudian juga kebiasaan mengganti-ganti merek susu formula…

Selain itu bayi yang tidak mendapatkan konsumsi ASI yang cukup. Faktor lainnya yaitu berupa perubahan cuaca, banyak keringat, sifat alergi terhadap sesuatu, dan debu di rumah.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

1. Cari tahu pemicu kulit eksim.

Perhatikan apa yang Kamu makan?

Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Segera langsung diingat-ingat sebelumnya, apa yang dimakan dan dikenakan pada tubuh, lalu cepat hindari hal tersebut, agar tidak terulang munculnya rasa sangat gatal di kemudian hari.

Umumnya pemicu eksim berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang mungkin sensitif dari bahan wol, sementara orang lainnya sensitif terhadap bahan kimia dalam parfum. Karena pemicu eksim setiap orang tidak benar-benar diketahui. Kamu perlu mencari tahunya sendiri.

Kamu bisa mencatat makanan apa yang dimakan dalam satu hari, dan ketahui dan catat perubahan yang terjadi.

2. Gunakan produk Salep88 (harganya murah, dan dijual di warung)

Ada kisah nyata seseorang yang sembuh dari Eksim (minimal gatalnya berkurang), yang sebelumnya eksim sangat terasa gatal di bagian selangakangan, akan tetapi sekarang sudah berkurang gatalnya dan semakin terus berkurang, dengan menggunakan Salep 88.

Kamu bisa mencobanya dengan mengoleskan sedikit saja (jangan banyak-banyak, karena lumayan panas salep ini) ke bagian yang gatal.

Salep 88 tersebut umumnya banyak dijual di warung, gunakan tetapi JANGAN BERLEBIHAN dan jangan terlalu sering, cukup mengoleskan maksimal sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

3. Segara cuci pakaian penderita

Penting untuk mencuci pakaian dalam dengan segera (sehabis digunakan), tujuannya mencegah berkembangnya jamur pada tumpukan pakaian yang kotor.

Sehingga PENTING memisahkan antara pakaian (baju dan celana) penderita eksim dari yang lainnya. Supaya jamur tidak menyebar.

4. Menjaga kulit tetap lembap dan bersih

Ganti pakaian yang lembab atau basah karena keringat.

Gunakan pelembap dan tidak perlu mandi dengan air panas, cukup gunakan air biasa. Tetapi jika ingin mandi air panas maka tidak mengapa, karena ada yang mengatakan air panas baik untuk membunh kuman.

5. Jika berolahraga…

Setelah berolahraga yang biasanya mengeluarkan keringat berlebihan. Penting mencuci pangkal paha dan pantat dan sekitar dubur hingga bersih dengan air sabun.

Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang terbuat dari kain yang menimbulkan gatal, seperti wol. Kain bertekstur lembut seperti kain katun dan sutra yang mengiritasi kulit.

Saat berolahraga, kenakan pakaian olahraga yang mampu menjaga suhu kulit tetap dingin. Untuk menghindari berkeringat yang terlalu banyak, yang menempel pada kulit eksim sehingga memperparah penyakit eksim.

6. Ganti pakaian (celana dan baju) setelah mandi

Selalu mengganti pakaian setelah mandi, serta setelah bekerja di luar rumah (apalagi jika sampai mengeluarkan kehingat, bahkan tubuh kotor), sehingga akhirnya dapat terhindar dari jamur yang dapat menyebar ke tubuh.

7. Gunakan pakaian yang longgar

Meminimalisir kelembaban di sekitar pangkal paha dengan menggunakan pakaian longgar dan berbahan kapas, tujuannya untuk menyerapan keringat dengan lebih mudah. Sehingga timbulnya penyakit eksim dapat terminimalisir.

Menghindari pakaian dengan serat sintetis, serta secara umum hindari pakaian yang mudah mengeluarkan keringat di bagian lekukan tubuh, seperti selangkangan dll

8. Hindari (atau jangan biasakan) menggaruk

Eksim memang selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit, tetapi menggaruknya dapat memperburuk kondisi eksim, yang berisiko membuat kulit semakin terinfeksi bakteri.

Khususnya pada anak-anak, penting untuk potong kuku untuk mengurangi risiko kerusakan kulit karena menggaruk. Adapun pada bayi, maka bisa dengan memberikan sarung tangan agar garukannya tidak membuat kulitnya terluka.

9. Makanan yang dilarang untuk penderita eksim

Makanan yang memperparah iritasi kulit dan eksim yang diderita, seperti telur, kacang-kacangan, susu (susu sapi terutama), ragi, kacang kedelai, teung terigu dan alkohol.

Ubah menu makanan yang mengakibatkan kondisi semakin buruk pada eksim yang diderita. Termasuk perlu membatasi (jangan sering) mengkonsumsi daging, terutama ikan yang bisa brdampa buruk pada eksim.

Kurangi susu dan produk olahan susu. Susu sapi termasuk pemicu utama eksem, Susu sapi memiliki pH yang cukup asam yang bisa memperparah penyakit eksim.

Ada banyak pengganti susu sapi, Kamu boleh konsumsi kopi tanpa susu. Diperbolehkan sesekali mengkonsumsi susu kambing, domba, atau kerbau (jangan susu sapi).

Menghentikan konsumsi produk olahan susu maka perlu menggantinya dengan sumber kalsium dan vitamin D lainnya, seperti sayuran berdaun hijau, kale atau almon.

10. Gunakan humidifier untuk kelembaban udara

Udara kering di kamar dan rumah dapat memperparah eksim, karena kulit mengalami dehidrasi dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya bisa dengan alat humidifier udara, yang fungsinya untuk memberikan kelembapan di udara dan kulit tubuh.

Selain itu, Kamu bisa melembapkan udara di ruangan tanpa perlu membeli humidifier. Dimana dengan tanaman di dalam ruangan sudah mencukupi untuk meningkatkan kelembapan secara alami. Kamu bisa menerapkan hal ini.

11. Jagalah kebersihan rumah

Hindari materi penyebab alergi seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan jamur yang bisa memicu rasa gatal akibat eksim.

Untuk lebih mudahnya Kamu bisa menggunakan penyedot debu dengan saringan yang rapat, Kamu perlu sering-sering membersihkan ruangan rumah.

12. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebih beresiko menimbulkan sering terjadi gesekan kulit, yang bisa menyebabkan eksim bertambah parah. Dimana  makanan bisa menjadi pencetus munculnya eksim. Faktor-faktor ini berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hindarilah makanan yang diproses sebisa mungkin. Utamakan memilih yang bahan organik atau alami, seperti buah-buahan dan sayuran segar. kurangi konsumsi daging merah dalam usaha diet.

Disarankan rajin mengonsumsi kandungan omega-3 untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit.

13. Minum suplemen alami.

Ada banyak suplemen alami untuk meredakan gejala eksem, berikut penjelasan berdasarkan jenis kandungan:

Asam lemak bermanfaat untuk mengurangi kulit kering danperadangan, Asam lemak omega-3 berkhasiat sebagai antiinflamasi.

Adapun asam lemak omega-6 malah bisa memicu peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1,8 gram EPA (suatu senyawa asam lemak omega-3) yang diminum setiap hari selama 12 minggu, bermanfaat untuk mengurangi eksem.

Vitamin A, D dan E berguna untuk mengembalikan kelembapan kulit, memacu produksi kolagen, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Asam gamma linolenat diyakini dapat meredakan peradangan kulit dan memperbaiki keseimbangan lipid di dalam kulit.

14. Mewaspadai sinar matahari.

Terkena matahari bisa mengakibatkan banyak berkeringat yang keluar. Walaupun sebenarnya sinar matahari membantu untuk meringankan gejala eksim atopik, akan tetapi usahakan untuk menghindarinya dari kulit terbakar sinar matahari, dan juga keringat berlebih yang keluar dari kulit.

15. Menghindari stres.

Stres ternyata memiliki hubungan dengan eksim. Kondisi jiwa yang stres bisa mengakibatkan kondisi ruam eksim semakin memburuk. Sehingga selain kesehatan tubuh, juga penting menjaga kesehatan pikiran dan jiwa guna terhindar dari rasa stres dan depresi.

16. Gunakan obat Pelembap

Pelembap emolien berfungsi untuk mengurangi hilangnya cairan tubuh dari kulit, yang bekerja untuk membuat lapisan pelindung di atas kulit. Dimana kulit kering akibat eksim maka perlu dijaga kondisinya agar tetap lembap.

Terdapat banyak produk pelembap yang dijual di pasaran. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui pelembap yang baik, aman dan cocok digunakan olehmu.

Pelembap boleh digunakan bersamaan dengan obat oles steroid, terutama ketika terjadi peradangan pada kulit. Penggunaan produk pelembap sangat disarankan ketika eksim kambuh, yang ketika itu kulit sangat butuk dengan kondisi kelembapan.

17. Obat oles dan tablet kortikosteroid

Ketika kulit mengalami inflamasi, obat oles kortikosteroid bisa digunakan dalam mengatasinya. Kerja obat ini akan meminimalisir masalah inflamasi pada kulit tersebut. Dalam penggunaan obat oles kortikosteroid, maka perlu diresepkan sesuai dengan kondisi eksim.

Dalam penggunannya, Kamu perlu mengIkuti anjuran dokter untuk lebih amannya, selain itu penting untuk membaca petunjuk yang biasanya terdapat pada pada produk kemasan, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Obat oles kortikosteroid unya efek samping, yaitu menimbulkan resiko penipisan lapisan kulit. Efek samping lainnya dari tablet kortikosteroid yaitu hipertensi dan osteoporosis.Sehingga penggunaan tablet kortikosteroid biasanya diresepkan dokter hanya dalam jangka pendek.

18. Penggunaan antihistamin

Ketika di dalam tubuh terdapat unsur yang menyebabkan reaksi alergi maka tubuh melepaskan histamin, yang memicu terjadinya beberapa gejala kulit seperti ruam, gatal-gatal dan pembengkakan. Dengan penggunaan antihistamin, memiliki manfaat sebagai obat menghentikan efek histamin tersebut di dalam darah.

19. Penggunaan antibiotik

Apabila gejala ruam atau luka eksim terlihat mengalami infeksi, maka biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Apabila kondisi infeksi kulit cukup besar, maka biasanya dokter akan meresepkan obat berupa tablet atau kapsul antibiotik

Adapun jika kondisi iinfeksi kecil, biasanya dokter memberikan resep antibiotik yang hanya berupa bentuk krim atau salep, yang dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi (obat luar).

Cobalah lemon ke kulit eksim (hati-hati penggunannya)

Caranya, pertama-tama potong lemon menjadi dua bagian, kemudian letakkan atau tempel ke bagian kulit yang terkena eksim.

Melakukan ini memberikan efek, kulit mungkin akan terasa sedikit menyengat, tetapi penggunaan lemon hanya bisa terasa perih ketika menggaruk kulit…

…sehingga pastikan dalam penggunaan lemon ini, kulit tidak ada yang lecet karena garukan atau semacamnya, untuk meminimalisir rasa perih.

Rasanya sedikit perih dari penggunan lemon memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan di bawah kulit.

20. Konsultasi ke dokter

Untuk menghilangkan rasa gatal, maka biasanya dokter akan memberikan antihistamin, yang dapat mengurangi rasa gatal, sehingga dapat lebih nyaman.

Adapun Eksim pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi yang dengan resep dokter, krim ini bertujuan untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Tips Lainnya…

21. Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.

22. Jangan bertukar pakaian dan handuk pada penderita eksim. Handuk penderita eksim jangan sampai digunakan orang lain.

23. Setelah mandi, keringkan kulit menggunakan handuk yang lembut dan tidak menyebabkan kulit iitasi.

24. Jika terdapat luka, maka hindari digosok atau diraruk dengan apa pun

25. Disarankan menggunakan pelembap kulit setelah mandi, agar kelembapan kulit terjaga

26. Disarankan mengunjungi dokter ketika timbul rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama jika tidak teratasi dengan penggunaan obat atau losio oles. Sehingga mungkin dibutuhkan obat dalam untuk mengatasinya, yang tentunya sesuai dengan resep dokter.

27. Tidur dengan teratur. Apabila sulit tidur, maka bisa mandi berendam sebelum tidur. Selain itu usahakan agar kondisi kamar tidur Anda cenderung dingin guna menghindari keringat di malam hari, serta matikanlah hindari gadget, TV, dsb, satu jam sebelum tidur.

28. Selalu berdoa kepada Allah, agar memberikan izin kesembuhan bagi Kamu dan orang-orang lainnya yang menderita eksim.

LALU BAGAIMANA  CARA PENGOBATAN EKSIM AGAR LEBIH MAKSIMAL

BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

JANGAN PUTUS ASA 

KAMI DARI CV DENATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODAK OBAT HERBAL GATAL EKSIM YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT ANDA

AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI…….!

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN SEMBUH JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA