Paket pengobatan herbal masalah organ kewanitaan

Paket pengobatan herbal masalah organ kewanitaanHalo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Penyebab dan cara pengobatan infeksi saluran kencing

Penyebab dan cara pengobatan infeksi saluran kencingInfeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi ketika organ yang termasuk ke dalam sistem kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, mengalami infeksi. Infeksi saluran kemih dapat terjadi pada siapa saja. Akan tetapi, karena tubuh wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek, maka wanita lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih.

Berawal dari ginjal, kotoran di dalam darah disaring dan dikeluarkan dalam bentuk air urine. Kemudian urine tersebut dialirkan dari ginjal melalui ureter menuju tempat penampungan yang disebut kandung kemih. Setelah ditampung, urine kemudian dibuang dari tubuh melalui saluran pelepasan yang disebut uretra.Berdasarkan gejalanya, ISK dapat dibagi menjadi dua, yaitu ISK bagian bawah dan ISK bagian atas.

ISK bagian bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih (sistitis). Gejala dari kondisi ini meliputi rasa ingin selalu buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urine yang keruh, dan bau urine yang tidak sedap. Sedangkan ISK bagian atas merupakan infeksi yang terjadi pada ureter dan ginjal. Gejala dari kondisi ini meliputi nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Gejala-gejala infeksi pada saluran kemih bagian atas (ginjal dan ureter) akan berbeda dengan gejala infeksi saluran kemih bagian bawah (kandung kemih dan uretra). Seseorang bisa saja mengalami gejala keduanya yang menandakan bahwa infeksi sudah menyebar; saluran kemih bagian atas dan bawah sudah terkena infeksi. Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah Sindrom uretra: Sering buang air kecil atau dorongan ingin selalu buang air kecil. Rasa nyeri tumpul yang konstan pada daerah kemaluan. Nyeri saat buang air kecil (disuria). Air seni berawan atau bahkan ada darah dalam urin (hematuria).

Air seni berbau tak sedap. Sakit punggung. Secara umum merasa tidak sehat. Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah Demam dengan suhu tinggi lebih dari 38º C. Menggigil tak terkendali. Rasa mual ingin muntah. Bahkan sampai muntah. Buang air besar encer (diare). Pada ISK bagian atas seseorang juga bisa merasakan sakit pada punggung yang menjalar sampai perut dan pangkal paha.

Rasa sakit dapat berkisar dari sedang sampai berat, dan sering lebih buruk ketika buang air kecil. Ingatlah bahwa, gejala ISK yang telah disebutkan di atas bisa mirip dengan gejala penyakit lainnya dan itu artinya bahwa ketika seseorang mengalami beberapa gejala di atas, maka belum tentu terkena infeksi saluran kemih. Namun ia harus waspada karena saat itu kondisinya masih diduga sehingga harus dicari kebenarannya melalui pemeriksaan oleh dokter.

Inilah Ciri-Ciri Infeksi Saluran Kencing Yang Sering Terjadi

Infeksi saluran kencing merupakan penyakit yang disebabkan masuknya dan berkembangnya bakteri yang merugikan di dalam saluran kencing. Bakteri yang berada di saluran kencing akan menimbulkan peradangan, mengeluarkan toksin atau racun yang mengiritasi saluran kencing dan nantinya memberikan ciri-ciri infeksi saluran kencing yang khas. Ditinjau dari definisi, infeksi saluran kencing berarti infeksi yang dapat terjadi di sepanjang jalur saluran kencing yang dimulai dari ginjal hingga ke saluran kencing bagian bawah (urethra). Berikut adalah beberapa ciri-ciri infeksi saluran kencing yang sering terjadi:

  • Nyeri Saat Kencing

Ciri-ciri infeksi saluran kencing yang paling utama adalah perasaan nyeri saat kencing atau berkemih. Perasaan nyeri ini biasa di deskripsikan sebagai perasaan terbakar atau terasa panas di saat Anda sedang atau hendak berkemih. Sensasi terbakar ini akan hilang ketika penderita telah selesai berkemih. Ciri-ciri infeksi saluran kencing ini terutama didapatkan pada infeksi yang melibatkan kandung kemih dan saluran kencing bagian bawah.

Gejala infeksi saluran kencing lainnya adalah keinginan untuk kencing terus menerus. Penderita merasa ingin berkemih meski beberapa menit atau setengah jam sebelumnya ia baru saja kencing. Meski begitu, air kencing yang keluar hanya sedikit dan sering diikuti dengan perasaan kurang puas atau perasaan belum keluar seluruhnya ketika selesai berkemih. Seringkali penderita merasa keinginan berkemih yang tidak dapat ditahan, seperti pada keadaan normal. Ciri-ciri infeksi saluran kencing ini sering terjadi pada infeksi yang melibatkan kandung kemih dan saluran kencing bagian bawah.

  • Sering Kencing Pada Malam Hari

Ciri-ciri infeksi saluran kencing lainnya ialah penderita akan sering terbangun pada malam hari hanya untuk berkemih. Ini merupakan bagian dari gejala perasaan ingin kencing yang sering dan tidak dapat ditahan, hanya saja bertahan hingga malam hari sehingga penderita akan sering bangun pada malam karena perasaan ingin berkemih yang sangat kuat .

  • Nyeri atau Perasaan Tidak Enak Pada Perut Bawah

Infeksi pada kandung kemih dapat memberikan ciri-ciri infeksi saluran kencing berupa nyeri pada daerah kandung kemih atau pada perut bagian bawah. Rasanya dapat dideskripsikan sebagai rasa nyeri atau tidak nyaman atau perasaan aneh di perut bagian bawah. Namun, gejala yang sangat nyeri pada daerah kandung kemih pun dapat mengindikasikan adanya batu kandung kemih yang juga harus diwaspadai.

  • Kencing Berwarna Merah

Salah satu ciri-ciri infeksi saluran kencing yang membuat penderita segera datang ke dokter adalah saat air kencingnya berwarna kemerahan bahkan menyerupai warna darah. Infeksi yang terjadi pada saluran kencing dan kandung kemih bahkan ginjal dapat menimbulkan gejala ini. Namun tidak semua kencing merah berkaitan dengan infeksi saluran kencing, bisa saja gejala tersebut mengindikasikan adanya penyakit ginjal lain seperti batu, glomerulonephritis dan bahkan merupakan efek samping obat TBC yang tidak berbahaya.

Penyebab infeksi saluran kencing

1. Bakteri escherichia coli

Yang paling sering menjadi penyebab infeksi saluran kencing adalah bakteri Escherichia Coli, atau biasa disebut juga sebagai bakteri E. coli. Langkah pencegahan yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan pada daerah kewanitaan dan mengurangi pemakaian panty liner. Wanita juga seharusnya cebok dari arah depan ke belakang (dari vagin menuju anus), dan bukan sebaliknya. Cebok dengan arah dari depan ke belakang malah membuat Anda berisiko membawa bakteri E. coli dari anus menuju vagina, menyebabkan infeksi saluran kencing.

2. Tidak membersihkan kelamin dengan benar

Bakteri yang masuk melalui saluran uretra dapat menyebarkan infeksi pada kandung kemih. Biasanya, terjadi penyebaran bakteri pada saat Anda membersihkan alat kelamin atau sesudah buang air. Kadang-kadang bakteri masih menempel dan berkembang biak dengan cepat sehingga mengakibatkan infeksi kandung kemih.

3. Tidak buang air kecil setelah berhubungan seksual

Seks bisa menjadi salah satu penyebabnya. Biasanya bakteri ini disebarkan lewat aktivitas seksual antara pria dengan wanita. Bakteri yang ditransfer dari usus akan melewati uretra, dan ini akan menyebabkan infeksi. Mengapa sering terjadi pada wanita? Umumnya saluran uretra wanita lebih pendek dari laki-laki. Maka sangat dianjurkan bagi wanita untuk buang air kecil sesudah melakukan hubungan seksual.

4. Kurang minum air

Saat tubuh kekurangan minum, ginjal akan kehilangan cairan. Padahal, ginjal membutuhkan cairan agar dapat berfungsi lebih baik. Ini akan membuat Anda menjadi jarang buang air kecil dan urin menjadi lebih pekat. Kekurangan cairan pada ginjal akan memancing bakteri untuk menyerang, sehingga terjadilah infeksi saluran kencing. Maka tubuh sangat membutuhkan cukup air untuk mencegah terjadinya infeksi pada organ tubuh yang lainnya.

Bagaimana cara mencegah infeksi saluran kencing?

  • Bersihkan kelamin dengan air bersih.
  • Jika membasuh vagina (untuk wanita), lakukan pola dengan membersihkan dari arah depan menuju belakang (vagina menuju anus). Hal ini dilakukan agar bakteri dari anus tidak menyebar ke organ intim.
  • Selalu ganti pakaian dalam setiap hari atau dua kali sehari jika Anda merasa sudah tak nyaman.
  • Jangan biasakan menahan kencing.
  • Minum air mineral yang cukup, 8 gelas perhari.
  • Biasakan buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seksual.

Faktor yang membuat wanita bisa mengalami infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing merupakan infeksi yang bisa terjadi di bagian manapun pada sistem kemih Anda, bisa menyerang ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Sebagian besar infeksi biasanya menyerang saluran kemih bawah, yaitu kandung kemih dan uretra.Nah, infeksi saluran kencing ini biasanya banyak menyerang kaum wanita dibandingkan kaum pria. Banyak faktor pada wanita yang mendukung terjadinya infeksi saluran kencing ini.

Anatomi pada tubuh perempuan

Wanita memiliki uretra (saluran terakhir yang membuang urin ke luar tubuh) yang lebih pendek daripada pria, hal ini membuat bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih wanita. Selain itu, uretra wanita juga berada lebih dekat ke anus. Oleh karena itu, wanita disarankan untuk membilas dari depan ke belakang setelah buang air kecil atau buang air besar. Hal ini dilakukan untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus ke uretra. Bakteri dari usus besar, seperti bakteri E. coli, bisa saja berpindah ke uretra ketika Anda membilas dari belakang ke depan. Bakteri ini kemudian bisa masuk ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi. Jika infeksi tidak segera diobati, infeksi bisa menyebar ke daerah ginjal.

Aktivitas seksual

Wanita yang aktif secara seksual memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi saluran kencing daripada wanita yang tidak aktif secara seksual. Mempunyai pasangan seksual baru juga meningkatkan risiko seorang wanita terkena infeksi saluran kencing. Melakukan aktivitas seksual juga dapat memicu perpindahan bakteri dari vagina ke uretra, sehingga bisa menyebabkan infeksi pada saluran kemih.

Jenis alat kontrasepsi tertentu

Wanita yang menggunakan alat KB diafragma dan spermisida (krim yang dapat membunuh sperma) memiliki risiko terkena infeksi saluran kencing lebih tinggi. Diafragma dapat menekan uretra dan memperlambat pengosongan kandung kemih. Urin yang menetap di kandung kemih memungkinkan bakteri untuk tumbuh dan menyebabkan infeksi. Sedangkan, spermisida dapat menyebabkan perubahan pada bakteri di vagina. Selain itu, spermisida tertentu dapat mengiritasi kulit, sehingga dapat meningkatkan risiko bakteri menyerang jaringan di sekitarnya.

Menopause

Setelah menopause, kadar hormon estrogen pada wanita lebih rendah, sehingga terjadi perubahan pada saluran kemih wanita. Hal ini membuat wanita lebih rentan terkena infeksi saluran kencing.

Komplikasi yang timbul akibat infeksi saluran kemih

  1. Gangguan pada ginjal >> saat seseorang terkena infeksi pada kandung kemih, bakteri dapat naik dan masuk ke ginjal. Jika terjadi, maka orang tersebut berisiko terkena infeksi ginjal dengan gejala berupa nyeri punggung, mual, demam, hingga menggigil. Infeksi ginjal yang tidak segera ditangani dapat mengarah pada gagal ginjal atau kerusakan permanen pada organ tersebut.
  2. Infeksi darah >> komplikasi ini terjadi ketika bakteri yang terdapat di dalam system saluran kemih memasuki aliran darah dan pada akhirnya ikut menyerang organ-organ tubuh lainnya. Infeksi darah merupakan kondisi yang tergolong mematikan.
  3. Prostatitis >> komplikasi yang hanya dialami oleh pria ini terjadi ketika kelenjar prostat mengalami peradangan. Gejala yang muncul bisa berupa rasa nyeri di daerah selangkangan saat buang air kecil atau saat ejakulasi.
  4. Infeksi berulang, terutama pada wanita yang mengalami tiga atau lebih ISK.
  5. Peningkatan risiko pada ibu hamil memberikan berat badan lahir rendah atau bayi prematur.
  6. Uretra penyempitan (striktur) pada pria dari uretritis berulang, sebelumnya terlihat dengan uretritis gonokokal.
  7. Sepsis, komplikasi yang mengancam jiwa dari infeksi, terutama jika infeksi bekerja dengan cara naik saluran kemih dan pada ginjal anda.

6 Cara alami mengobati infeksi saluran kemih

1. Jahe

Jahe merupakan obat yang efektif untuk infeksi saluran kemih. Jahe mengandung bahan aktif yang dikenal sebagai gingerol yang merupakan agen antibakteri yang dapat menghambat penyebaran bakteri dalam ginjal. Untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih, Anda dapat mengonsumsi wedang jahe secara teratur.

2. Probiotik

Anda harus memiliki populasi bakteri ramah yang dikenal sebagai probiotik dalam usus Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa mikroorganisme ini bisa meningkatkan kesehatan pencernaan dan mencegah terbentuknya batu ginjal.

3. Cuka sari apel

Anda bisa mencampur madu dan cuka sari apel untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Campur 2 sdm madu dengan 1 sdm cuka sari apel. Minuman ini harus dikonsumsi oleh orang yang terkena ISK setiap hari.

4. Lidah buaya

Lidah buaya dapat menghilangkan racun keluar dari tubuh melalui mekanisme pembersihan yang efektif. Mengonsumsi jus lidah buaya dua kali sehari dapat membantu mengobati infeksi saluran kemih.

5. Cranberry

Cranberry dapat menjadi obat yang mujarab untuk melawan infeksi saluran kemih. Sebab, buah ini dapat meningkatkan tingkat keasaman tubuh yang dapat membasmi perkembangan bakteri.

6. Kunyit

Kunyit merupakan obat yang ampuh dalam mengatasi infeksi saluran kemih dan mempercepat proses pemulihan pasien ISK. Kunyit mengandung bahan aktif yang dikenal sebagai kurkumin yang merupakan agen anti-bakteri, anti-inflamasi dan anti-jamur yang kuat yang dapat membantu dalam menghambat pertumbuhan dan penyebaran semua jenis mikroba.

Inilah enam cara alami untuk mengobati infeksi saluran kemih. Semoga tips ini bermanfaat! Dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan daerah intim Anda.

SEBAGAI TAMBAHAN INFORMASI BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

KAMI DARI CV DE NATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODUK OBAT HERBAL INFEKSI SALURAN KENCING YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA KERAS DAN KEYAKINAN KUAT UNTUK MENGOBATI NYA

Nama obat perapat kewanitaan

Nama obat perapat kewanitaanHalo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Jual obat gurah v untuk mengatasi semua keluhan di kemaluan

Jual obat gurah v untuk mengatasi semua keluhan di kemaluan – Halo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Gurah vagina untuk penyakit keputihan yang berlebih

Gurah vagina untuk penyakit keputihan yang berlebihHalo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat paket herbal gurah v dan bio aura sehat kewanitaan

Obat paket herbal gurah v dan bio aura sehat kewanitaanHalo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Obat gurah mis vagina herbal kapsul

Obat gurah mis vagina herbal kapsul  – Halo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Jual obat gurah vagina untuk mengatasi penyakit intim wanita

Jual obat gurah vagina untuk mengatasi penyakit intim wanitaHalo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Cara mengatasi keputihan dan bau tak sedap

Cara mengatasi keputihan dan bau tak sedapHalo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA

Jual obat gurah vagina herbal

Jual obat gurah vagina herbal Halo selamat datang di halaman web kesehatan kami,pusat pengobatan herbal yang berada di majenang cilacap.Kami menjual berbagai obat herbal untuk membantu mengatasi segala keluhan beban penyakit yang anda derita. Jika anda sedang mencari obat herbal yang aman dan tanpa efek samping, berarti anda berada di kawasan yang tepat.Dalam artikel ini saya ingin berbagi informasi seputaran penyakit masalah organ intim kewanitaan.

Sebagai seorang wanita tentunya menjaga kebersihan organ intim merupakan suatu hal yang penting yang harus di perhatikan.Mengapa demikian, karena jika kita lalai dalam menjaga kebersihan organ itim dampak yang akan timbul bisa saja terjadi.Beberapa penyakit virus atau bakteri mudah sekali menyerang jika keadaan tersebut terus terabaikan.Oleh karena itu rajin rajinlah menjaga kebersihan organ intim anda.

Banyak sekali aneka ragam penyakit yang dapat timbul khususnya bagian oragan intim wanita. Lalu apa saja penyakit yang menyerang organ intim wanita ;

Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita :

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes Genitalis merupakan infeksi STD ( sexually transmitted disease), yang disebabkan oleh virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HSV sendiri dibagi 2 jenis. HSV 1 biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan SHV 2 biasanya menyerang pinggang kebawah. Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan oral sex dan menular melalui tangan, oleh sebab itu herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • Pada infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3–7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim. Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Seviks

Kanker servisks, kanker yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala. Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10–20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis

Servisitis adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

7. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi). Penyakit ini lebih sering menyerang pria dibanding wanita, terutama pria yang sering melakukan prostitusi, dan sering menyerang wanita penjajah seks. Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia. Bakteri ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik. Gejala mengalami masa inkubasi selama 1–2 minggu yang akan terlihat adalah borok pada pangkal paha sepanjang 3–30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3–10 hari terjadi infeksi. Namun pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami borok di dalam vagina.

8. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

9. Infeksi jamur vagina

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti …

  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik — bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V

Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina ?

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun. Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips — tips dibawah ini ….

  1. Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali — kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah. Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat. Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya. Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli
  2. Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala
  3. Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin
  4. Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi
  5. Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat
  6. Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih
  7. Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya
  8. Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal — hal yang bisa dijadikan pertimbangan ….

  1. Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  2. Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian. Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah
  3. Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan.

Agar organ intim anda tetap sehat dan terawat serta tidak mengalami gangguan tersebut, maka kami akan berikan beberapa tips yang bisa membantu anda :

  1. Ganti celana dalam anda setiap hari dan minimal 2–3 kali sehari. Ini penting untuk menjaga aroma vagina anda agar tidak bau.
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra. Hindari bahan sintetik. Hal ini untuk mengurangi iritasi di area sekitara organ intim anda.
  3. Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang terlalu ketat seperti stocking atau jeans. Itu dapat membuat daerah kewanitaan anda menjadi lebih lembab dan membuat iritasi serta meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
  4. Hindari pemakaian barang — barang yang mengandung pewangi untuk dareah kewanitaan (contoh pembalut yang mengandung pewangi, tissue kewanitaan yang berpewangi dan berpewarna, dan lain–lain). Ini dapat menimbulkan iritasi pada area kewanitaan anda. Dan bahan–bahan kimia tersebut juga tidak disarankan oleh dokter terlalu sering anda gunakan.
  5. Jika sedang dalam masa haid, rajinlah menggati pembalut anda minimal 3 kali sehari. Agar kuman tidak berkembang biak didalamnya. Karena dalam darah haid anda bisa jadi sarang bakteri dan kuman yang mana bila terlalu lama anda pakai akan teralu lama pula bersentuhan dengan organ intim anda.
  6. Selalu bilas pakaian anda secara bersih sehingga tidak ada sisa bahan deterjen atau iritan lainnya. Karena hal itu bisa menggangu kebersihan organ intim anda. Dan menyebabkan gatal disertai iritasi.
  7. Bila perlu hindari penggunaan sabun pembersih dan bedak pewangi oragan intim. Karena seperti disebutkan diatas hal–hal kimia ini sangat tidak disarankan oleh dokter. Ini akan menggangu kondisi bakteri baik yang ada di organ intim anda.
  8. Bilas organ intim anda dengan arah dari depan kebelakang. Untuk menghindari adanya perpindahan bakteri atau kuman dari anus ke vagina. Dan gunakan air mengalir untuk pembilasan karena di dalam penampungan air bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri.
  9. Harap tidak melakukan vaginal douching itu bisa membuat iritasi, bahkan membuat bakteri baik di organ intim anda mati.
  10. Jangan berhubungan intim diluar nikah dan berganti–ganti pasangan. Lebih baik anda selalu setia denga satu pasangan anda. Ini membantu anda tidak tertular penyakit menular seksual.

5 Tanaman Herbal Untuk Organ Intim Wanita

  1. Kunyit
    Khasiat kunyit adalah untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari Mis V. Kunyit mengandung senyawa anti bakteri dan antiseptik. Selain itu, kunyit mengandung kurkumoid yang berperan untuk meringankan nyeri haid dan membantu pemulihan peradangan pada organ intim. Cara mendapatkan manfaat kunyit adalah dengan membuat jamu kunyit asam yang dicampur dengan bahan lainnya termasuk asam dan gula.
  2. Daun Sirih Khasiat utama daun sirih adalah mencegah keputihan, menghilangkan bau tak sedap serta sebagai antiseptic yang dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada bibir Mis V. untuk mendapatkan manfaatnya cukup dengan merebus 7 helai daun sirih, lalu gunakan rebusan sebagai pembasuh Mis V. Gunakan satu gelas saja dalam satu hari.
  3. Buah Pinang
    Khasiat buah pinang adalah untuk mengencangkan kembali otot-otot organ intim wanita yang telah melahirkan. Selain itu, berkhasiat mencegah keluarnya lender dari vagina. Cara mendapatkan manfaatnya adalah dengan menghaluskan kulit buah pinang, lalu di rebus. Minum rebusan tersebut satu gelas sehari selama 1 minggu.
  4. Kulit Manggis
    Khasiat kulit manggis untuk organ intim wanita adalah mengurangi keputihan dan lender pada Mis V. Cara menggunakannya adalah dengan menjemur kulit manggis sampai kering, kemudian rebus dan minum airnya sebanyak satu gelas dalam 1 minggu. Atau anda bisa mendapatkan ekstrak kulit manggis yang sudah tersedia di toko obat herbal.
  5. Beluntas
    Khasiatnya adalah untuk mencegah keputihan dan bau badan. Ambil daun blantas dan rebus. Minum rebusannya cukup satu gelas satu kali sehari.

Demikian manfaat 5 tanaman herbal untuk organ intim wanita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang akurat bagi pembaca.

Seiring berkembangnya jaman, beraneka ragam obat trdisional sudah banyak bermunculan yang sudah di ekstrak menjadi sebuah kapsul.Solusi bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk area organ intim anda

KAMI DARI CV DE NATURE MENGHADIRKAN PRODUK OBAT HERBAL GURAH MIS VAGINA

HARGA 295.000

Khasiat Kapsul Herbal GURAH “V” Denature Indonesia:

  • Mengencangkan Organ Kewanitaan
  • Merapatkan Vagina
  • Mengobati Keputihan
  • Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Organ Kewanitaan
  • Mencegah Terjangkitnya Penyakit Kelamin

Kapsul Bio Aura

Isi : 50 Kapsul @500 grL

– Berkhasiat Untuk Ketenangan Hati

– Pancaran Aura Yang Menampakan Kewibawan, Kharisma dan Kecantikan

– Membuat Pikiran Lebih Cerdas, Tajam, dan Jernih

– Mengurangi Stress, Panik, dan Menstabilkan Emosi

– Memulihkan Fungsi Syaraf (Bagus Untuk Penderita Stroke)

– Penangkal Getaran Negatif, Sihir, dan Santet

– Serta Mempercepat Penyembuhan Berbagai Penyakit

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA UNTUK MENGOBATINYA